West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux i
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.1.67-log
Time : 13:22
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 20
Content : 956
Content View Hits : 1407255
Polisi Bubarkan Aksi Kemanusiaan PDF Print E-mail
Written by fwpc   
Thursday, 19 July 2012 21:20
Jayapura
Created on 19 July 2012 Written by Musa Abubar Category: Jayapura Published Date Hits: 122
Jayapura (19/7) --- Kepolisian sektor (polsek) Abepura, Jayapura, Papua, membubarkan secara paksa aksi kemanusiaan yakni dalam bentuk penggalangan dana bagi narapidana (napi) politik dan tahanan politik (tapol) yang digelar oleh aktivis HAM yang tergabung dalam Solidaritas Korban Pelanggaran Hak Asasi Manusia Papua (SKPHP). Pembubaran dilakukan dengan alasan SKPHP tak terdaftar sebagai organisasi resmi di Kesbang Provinsi Papua.

Aksi penggalangan dana untuk Filep Karma terpaksa dibubarkan oleh Polisi (Jubi/Timo)


Hal ini dikemukakan Peneas Lokbere salah satu anggota SKPH saat dikonfirmasi tabloidjubi.com via ponsel, Kamis (19/7) sore. Menurut Lokbere, sebelum aksi galang dana digelar, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan ke pihak kepolisian baik di Mapolsek Abepura dan Polda Papua di Jayapura.  Dari surat pemberitahuan itu, polisi mengijinkan aksi dilangsungkan.

Namun, lanjut dia, dipertengahan aksi sekitar pukul 13.00 WIT, wakapolsek Abepura bersama anggotannya membubarkan masa SKPHP secara paksa. “Kami dibubarkan secara paksa. Katanya, SKPHP belum terdaftar di Kesbangpol Provinsi Papua jadi tidak bisa lanjutkan aksi galang dana,” ujar Lokbere.

Pembubaran wakapolsek Abepura bersama beberapa anggotanya dilakukan dengan alasan organisasi SKPHP belum terdaftar secara sah di Kesbang Provinsi Papua di Jayapura. Dari alasan pembubaran itu, SKPHP bubar dengan aman tanpa komplen. “Karena polisi berikan alasan demikian, maka kami bubar dengan aman. Tidak lakukan perlawanan. Kalau kami komplen dan melawan nanti masalah tambah panjang,” tuturnya.

Lelaki asal Wamena ini mengatakan, pihaknya berencana akan menidak lanjuti pembubaran aksi mereka ke Polda Papua di Jayapura pada Jumat, 20 Juli 2012. “Besok, Jumat (20/7) kami akan datang ke Polda Papua untuk meminta kejelasan dan minta aksi galang dana tetap dilanjutkan,” ujarnya.  Meskipun mereka mendatangi Polda Papua namun sebagian rekan-rekan mereka tetap akan melakukan aksi galang dana di depan Gedung Dewan Kesenian Daerah Jayapura.

Aksi kemanusiaan yang digelar dalam bentuk penggalangan dana kepada narapidana politik dan tahanan politik bertujuan untuk membantu pengobatan tahanan dan narapidana poltik Papua yang sementara sakit  di Lembaga Pemasyarakatan Abepura (Lapas) klas II A Jayapura di Abepura. Tahanan dan narapidana politik Papua yang sementara sakit di Lapas Abepura diantaranya Filep Karma, Ferdinand Pakage, dan Jefrai Murib.

Penggalangan dana berlangsung pagi tadi, Kamis (19/7) sekitar pukul 09.00 WIT. SKPHP berencana menggelar aksi itu hingga Sabtu, 21 Juli 2012 pekan depan.
 

Latest News

Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us