|
Sokrates Disarankan Tidak Mangkir Lagi |
|
|
|
|
Written by Bingtang Papua
|
|
Sunday, 22 August 2010 16:30 |
Yusak Andato: Seluruh Masyarakat di Belakang Pak Sokrates
JAYAPURA—Duma Sokrates Sofyan Yoman disarankan agar tak mangkir lagi, sebaliknya diminta bisa datang memenuhi panggilan pihak Polda Papua untuk memberikan keterangan terkait pernyataannya yang dinilai memojokkan TNI/Polri. “Saya pikir beliau sebagai tokoh agama harus untuk memberikan keterangan sehingga ia bisa mengungkap hal tersebut. Kalau toh karena selama ini dia juga membantu pemerintah atau pihak keamanan untuk menyesaikan persoalan persoalan di wilayah gunung, saya pikir dia harus datang memberikan keterangan agar pihak kepolisian juga tak menduga bahwa ia sedang bermain,” tandas Ketua KNPI Provinsi Papua Yusak Y Andato S.Sos.
Saat itu Yusak diminta tanggapannya oleh Bintang Papua, Jumat (20/8) kemarin terkait panggilan Direktorat Reskrim Polda Papua kepada Sokrates untuk menjadi saksi atas tudingannya bahwa pihak TNI/Polri memiliki bisnis selama ini di wilayah Puncak Jaya. Dikatakan, apabila Sokrates datang memenuhi panggilan Polda Papua, maka persoalan akan apat segera dituntaskan, tapi kalau ia dipanggil lantas tak datang, maka akan menjadi masalah yang berkepanjangan. “Jadi saya sebagai Ketua KNPI Papua meminta kepada beliau untuk datang memberikan keterangan karena seluruhnya masyarakat di belakang Pak Sokrates,” ujar mantan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura ini.
Menurutnya, pihaknya juga mengharapkan ia datang memberikan keterangan. Kalau selama ini pihak agama selalu menengahi setiap permasalahan yang timbul, maka diharapkan ia menyampaikan kepada pihak Polda Papua maupun TNI/Polri agar persoalan itu dapat diselesaikan. Pasalnya, selama ini khusus di wilayah wilayah gunung justru yang berperan adalah kelompok kelompok agama. “Ada masalah pasti kelompok agama yang turun untuk selesaikan persoalan. Sehingga saya pikir jangan beliau berpikir terlalu berlebihan atas pemanggilan itu, tapi datang saja memberikan keterangan seadanya karena saya tahu selama ini beliau banyak memberikan kontribusi bagi penyelesaian masalah di wilayah gunung. Sebagaimana dilaporkan, setelah diundang sebanyak dua kali untuk memberikan klarifikasi atas tudingannya yang menyebutkan TNI/Polri menjalankan bisnis ilegal di wilayah Puncak Jaya akhirnya pihak Polda Papua hilang kesabarannya untuk segera melakukan proses hukum terhadap Ketua Badan Pelayanan Pusat Persekutuan Gereja Gereja Baptis Papua Duma Sokrates Sofyan Yoman. “Mungkin dua tiga hari lagi kita luncurkan surat panggilan sebagai saksi. Kalau kemarin kan undangan klarifikasi. Kalau sekarang panggilan sebagai saksi,” jelas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Pol Wachyono ketika dikonfirmasi Bintang Papua di Mapolda Papua di Jayapura, Kamis (19/8) kemarin. Dikatakannya, pihaknya telah dua kali menyampaikan undangan kepada yang bersangkutan untuk memberikan klarafikasi atas tudingannya TNI/Polri melakukan bisnis di wilayah Puncak Jaya. Namun ia tak datang maka Direktorat Reskrim Polda Papua menindaklanjuti ke tingkatan penyidikan dan rencananya pihaknya akan memanggil yang bersangkutan sebagi saksi. (mdc) |