West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux i
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.0.91-log
Time : 00:50
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 8
Content : 777
Content View Hits : 712512
Sokrates Disarankan Tidak Mangkir Lagi PDF Print E-mail
Written by Bingtang Papua   
Sunday, 22 August 2010 16:30

Yusak Andato: Seluruh Masyarakat   di Belakang Pak Sokrates

JAYAPURA—Duma Sokrates Sofyan Yoman disarankan agar tak mangkir lagi, sebaliknya diminta bisa datang memenuhi panggilan pihak Polda Papua untuk  memberikan keterangan terkait pernyataannya yang dinilai memojokkan TNI/Polri. “Saya pikir beliau sebagai tokoh agama harus  untuk  memberikan ketera­ngan sehingga ia bisa me­ngungkap hal tersebut. Kalau toh karena selama ini dia juga membantu  pemerintah atau pihak keamanan untuk menyesaikan persoalan persoalan di wilayah gunung, saya pikir dia harus datang  memberikan keterangan agar pihak kepolisian juga  tak menduga bahwa  ia sedang bermain,” tandas
Ketua KNPI Provinsi Papua Yusak Y Andato S.Sos.

Saat itu Yusak diminta tanggapannya  oleh Bintang Papua, Jumat (20/8) kemarin terkait panggilan Direktorat Reskrim Polda Papua kepada  Sokrates untuk menjadi saksi atas tudingannya bahwa pihak TNI/Polri memiliki bisnis selama ini di wilayah Puncak Jaya.
Dikatakan, apabila Sokrates datang memenuhi panggilan Polda Papua, maka persoalan akan apat segera dituntaskan, tapi  kalau ia dipanggil  lantas  tak datang, maka  akan menjadi masalah yang berkepanjangan.
“Jadi saya sebagai Ketua KNPI Papua meminta kepada beliau untuk datang memberikan keterangan karena  seluruhnya masyarakat di belakang Pak Sokrates,” ujar mantan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura ini.

Menurutnya, pihaknya  juga  mengharapkan  ia  datang memberikan ketera­ngan. Kalau selama ini pihak agama selalu menengahi  setiap permasalahan yang timbul, maka diharapkan ia menyampaikan kepada pihak Polda Papua maupun TNI/Polri agar persoalan itu dapat dise­lesaikan.  Pasalnya, selama ini khusus di wilayah wilayah gunung  justru yang berperan adalah kelompok  kelompok agama.
“Ada masalah pasti  kelom­pok agama yang turun untuk selesaikan persoalan. Sehingga saya pikir jangan beliau  berpikir terlalu berlebihan atas pemanggilan itu, tapi  datang saja memberikan keterangan seadanya karena saya tahu selama ini beliau banyak memberikan kontribusi  bagi penyelesaian masalah di wilayah gunung.     
Sebagaimana dilaporkan, setelah diundang sebanyak dua kali untuk memberikan klarifikasi atas tudingannya yang menyebutkan  TNI/Polri   menjalankan  bisnis ilegal  di  wilayah Puncak Jaya akhirnya pihak Polda Papua hilang kesabarannya untuk segera melakukan  proses hukum  terhadap   Ketua Badan Pelayanan Pusat Persekutuan Gereja Gereja Baptis Papua Duma Sokrates Sofyan Yoman.
“Mungkin dua tiga hari lagi kita luncurkan surat panggilan sebagai saksi. Kalau kemarin kan  undangan klarifikasi. Kalau sekarang panggilan sebagai saksi,” jelas Kepala Bidang Hubu­ngan Masyarakat Polda Pa­pua Kombes Pol Wachyono ketika dikonfirmasi  Bintang Papua di Mapolda Papua di Jayapura, Kamis (19/8) kemarin.
Dikatakannya, pihaknya telah dua kali menyampaikan undangan  kepada yang bersangkutan untuk memberikan klarafikasi atas tudingannya TNI/Polri melakukan bisnis di wilayah Puncak Jaya. Namun ia  tak datang maka Direktorat Reskrim Polda Papua menindaklanjuti ke tingkatan  penyidikan dan rencananya   pihaknya akan memanggil  yang bersangkutan sebagi saksi. (mdc)

 
Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us