| Buchtar: Stop Mengatasnamakan Rakyat Papua |
|
|
|
| Written by Bintang Papua |
| Friday, 12 March 2010 22:49 |
|
JAYAPURA—Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Buchtar Tabuni mengatakan, KNPB sebagai media rakyat mengingatkan, kepada sejumlah tokoh Papua, Nicolas Youwe, Nikodemus Messet, Ramses Ohee, Frans Alber Yoku dan kelompoknya bahwa Tanah Papua dari Sorong-Merauke bukan milik suku Sentani dan Jayapura.
Bahkan lanjut Buchtar di tingkat parlemen dari beberapa negarapun mendapat dukungan untuk refrendum ulang bagi bangsa Papua Barat setelah gugatan PEPERA di mahakamah internasional. Sebab menurutnya, PEPERA 1969 cacat hukum dan tidak sesuai dengan instrumen internasional, seperti yang disampaikan Ms Melinda Janky yang adalah Ketua ILWP dalam pidato politiknya pada pertemuan di Brussel, Belgiun tanggal 27 Januari 2010.
|
| Last Updated on Friday, 12 March 2010 22:52 |



Untuk untuk itu segera hentikan pernyataan yang selalu mengatasnamakan rakyat Papua untuk mempertahankan PEPERA 1969 yang direkayasa itu. “Karena rakyat Papua telah mendapat dukungan masyarakat internasional,”katanya dalam releasenya yang dikirim ke Redaksi Bintang Papua semalam.