West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux i
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.1.67-log
Time : 12:43
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 20
Content : 956
Content View Hits : 1408546
Polisi Kejar Tiga Orang yang Diduga Terlibat Aksi Teror PDF Print E-mail
Written by Juby   
Monday, 25 June 2012 20:01

 

Jayapura (25/6) --- Pihak kepolisian terus mengejar tiga orang yang diduga terlibat serangkaian aksi teror penembakan di Jayapura beberapa waktu lalu yang juga diduga terlibat dalam kasus pembunuhan sopir rental sekaligus pembakaran mobil Toyota Avanza di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Waena, 23 Mei serta penembakan terhadap warga Jerman di Pantai Base G Jayapura, 29 Mei.



Kapolresta Jayapura, AKBP. Alfred Papare mengatakan, ketiga DPO tersebut berinisial DW, SK, AM. Untuk tersangka DW selain terlibat dalam pembakaran mobil di TPU Waena, juga diduga terlibat dalam penembakan warga Jerman.

“Jadi tiga DPO itu kita ketahui dari hasil pengembangan pasca tertangkapnya tiga orang yang diduga sebagai pelaku serangkaian aksi teror kekerasan dan penembakan di Jayapura. Tiga tersangka yang sudah ditangkap adalah JW, ZS dan CW,” kata Alfred Papare, Senin (25/6).

Menurutnya, polisi pertama kali menangkap JW, 14 Juni lalu diseputaran Abepura. Beberapa hari kemudian CW juga diciduk polisi. Sedangkan ZS baru ditangkap di sekitar Entrop, Sabtu (23/6) . Mereka diciduk disejumlah tempat masih dalam wilayah hukum Polresta Jayapura.  Untuk CW ia diduga terlibat penembakan warga Jerman. Sementara ZS dan JW diduga terlibat pembunuhan sopir rental sekaligus pembakaran mobil Avanza di TPU Waena lalu.

“Namun kami belum bisa menyimpulkan secara pasti apa motif dibalik aksi itu. Tapi motif awal, para pelaku melakukan serangkaian aksi itu, untuk menebarkan teror dengan tujuan menakut-nakuti warga. Dan kita juga belum mengetahui siapa aktor dibalik aksi ini karena masih dalam penyidikan dan penyelidikan," ujarnya.

Kapolresta berharap ketiga DPO segera tertangkap,  agar keresahan warga mereda. "Kami terus berupaya menangkap mereka secepatnya. Diperikaran masih berada di wilayah Jayapura," tandas Alfred Papare.

Selain itu Polresta Jayapura juga menggelar barang bukti yang berhasil disita saat penyisiran usai polisi menembak Mako Tabuni di Perumnas III Waena, 14 Juni lalu. Barang bukti tersebut antara lain, satu KTP, dua SIM, satu dompet, satu cincin, dan satu jam tangan yang diduga milik sopir rental yang dibakar bersama mobilnya di TPU Waena. Sementara barang bukti yang disita polisi yang diduga digunakan para pelaku melancarkan aksinya adalah satu pistol Revolver jenis Taurus, 16 amunisi kaliber 38, dan satu pisau. CW sendiri terancam dikenakan pasal 351 KUHP. Sementara dua rekannya, JW dan ZS terancam Pasal 338 KUHP.

Sementara itu, dari informasi yang dikumpulkan tabloidjubi.com, diduga sejak Sabtu, 23 Juni  kepolisian telah menangkap beberapa orang diantaranya Zakheus Wakla yang ditangkap Polisi di hotel Dhany Entrop. Kemudian pada hari Minggu, 24 Juli 2012, pkl 22.00 WIT, aparat TNI juga diduga menangkap Wayut Aspalek dan Niel Kogoya. Dua jam kemudian Niel Wolom dan Isak Elopore disebutkan ditangkap  di dekat Sawmil Perumnas III Waena, Jayapura. Pihak keluarga dari orang-orang yang diduga ditangkap aparat keamanan ini, menurut beberapa sumber yang dihubungi tabloidjubi.com belum tahu anggota keluarganya yang ditangkap itu terkait kasus apa dan hendak dibawah kemana. (Jubi/Arjuna)

 

Latest News

Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us