| OPM Tulen Tak Ngemis ke Pemerintah |
|
|
|
| Written by Bintan Papua |
| Monday, 13 February 2012 21:44 |
|
JAYAPURA—Terkait dengan keberangkatan beberapa orang yang mengaku sebagai tokoh TPN-OPM ke Jakarta menemui petinggi negeri ini di Jakarta, mendapat cibiran keras dari para aktifis Independence Human Rights Activists of West Papua, yang Senin (13/02) malam menyambangi Kantor Redaksi Bintang Papua. Dalam kunjungannya mereka menyatakan dengan tegas bahwa para tokoh yang datang ke Jakarta pada 4 Februari n2012 lalu, adalah “OPM Gadungan”.
Sabby Sambom (kanan), dan Albert Wanimbo, Dua totok dari Independence Human Rights Activists of West Papua Menurutnya, para oknum tersebut hanya bermaksud untuk mencari makan semata dengan mengatas namakan Tokoh-tokoh TPN-OPM, dan ini dikatakan Sabby sebagai trik-trik kuno dari orang yang tidak bertanggung jawab. Tak Ragu ia pun menyebut nama-nama oknum yang dimaksud, seperti Daniel Butu, Markus Gobay, Kulik Huby, Nikodemus Kaunmfu, Nico Manufandu, Alex Membiri, Frarans Nien, Niken Rayamandey, Kanter Ramandey, Pdt. John Ramandey, Amos Tabuni, Marthen Waican, Tatago Yosia, dan Marthen Wrait. Untuk itu Sabby juga tak segan memberikan peringatan kepada orang-orang yang ia anggap sebagai para OPM gadungan. “Kami Aktifis HAM Papua memberikan peringatan tegas kepada kelompok Abu-Abu dari orang asli Papua yang mengklaim diri sebagai tokoh TPN-OPM dan juga actor-aktor yang bermain Wayang Golek yang mengkambing hitamkan orang Papua Asli, yang pada dasarnya kurang pengetahuan tentang Politik,” cetus Sabby. Sedangkan Alberth Wanimbo, Aktifis dari Independence Human Rights Activists of West Papua, yang mendampingi Sabby juga menambahkan bahwa sebenarnya hal ini bukannya tidak diketahui oleh pemerintah pusat. “Pemerintah pusat juga tahu kalau mereka itu OPM gadungan, namun karena untuk kepentingan diplomasi di dunia internasionaln ditambah lagi dengan penguatan isu konflik Pilkada, maka mereka pun dengan sengaja membiarkannya untuk kepentingan tersebut,” ucapnya. (ds/don/l03)
|


